Henry Ford, Anak Nakal Tapi Patuh Pada Orang Tua

Posted: Januari 27, 2012 in Uncategorized
Tag:, , , , , ,

Henry Ford (1863 – 1947) lebih kita kenal sebagai pendiri pabrik otomotif raksasa FORD. Ya, Henry Ford lah yang mengenalkan mobil “Model T” dan menjadi termasyur di dunia.

Penggunaan mesin mobil seperti yang sekarang dipakai, hanya dimungkinkan karena penemuan Henry Ford tersebut. Mungkin, tanpa penemuan Henry Ford, harga mobil masih mahal dan belum bisa menembus pasar menengah ke bawah.

Henry Ford, anak dari pasangan William Ford dan Mary Litogot memiliki darah Belanda yang kental. Keingintahuan Henry Ford terhadap ilmu permesinan sudah muncul sejak di bangku sekolah dasar. Henry Ford pernah melakukan penelitan serupa seperti yang James Watt lakukan (James Watt dikenal sebagai penemu mesin uap).

Foto: tocmp.com

Suatu siang, Henry Ford nekat mengambil teko berbahan tembikar tebal, lalu diisi air. Pada mulut teko, disumbat dan tutupnya diikat erat-erat. Henry Ford ingin tahu, apa yang terjadi kalau uap hasil rebusan air mendapat tahanan. Teko tersebut kemudian dimasukkan ke dalam perapian di ruang makan. Henry Ford duduk dekatnya sambil menunggu.

Tiba-tiba “BUM!!!” teko meledak. Ruang makan berserakan. Sekeping pecahan memecahkan jendela kaca, memecahkan cermin, serta menancap di muka si kecil Henry. Luka ini pada akhirnya nanti selalu mengingatkan pada percobaan ini. Dan, Henry selalu mengenangnya sebagai “Pak Uap”.

Kenakalan masa kecil terus terjadi. Pernah seorang petani masuk ke kelas tempat Henry belajar karena ada anak yang membendung sungai di dekat rumahnya, sehingga air sungai meluap masuk gudang bawah tanah petani tersebut. Pak guru yang mengetahui si pembuat onar, langsung bertanya padanya, “Bagaimana ini, Henry?”

“Waaaah, bagaimana, ya?” Jawab Herny kebingungan. “Saya tidak menduga air tersebut meluap dan merusak rumah pak tani. Tujuan kami ingin mendapatkan air yang cukup supaya bisa menjalankan kincir air. Kincir tersebut kami buat dari bekas penggaruk gilingan kopi. Bapak guru mestinya melihat betapa bagusnya kincir tersebut bekerja.” Meskiupun bersalah dan mendapat hukuman, Henry tetap antusias mengumumkan penemuannya pada pak guru.

Bosan dengan mesin uap dan kincir air, Henry melirik pada kenakalan berikutnya. Pada suatu hari di sekolahnya, Henry Ford bersama teman sebangkunya John Haggerty iseng membongkar arloji. Pak guru yang mengetahui ini langsung menyuruhnya menyusun kembali mesin arloji tersebut sebagai hukuman. Dengan cepat, hanya dalam waktu 10 menit Henry menyusun mesin arloji tadi seperti sediakala.

Karena kepiawaiannya, Henry Ford pun mendapat banyak pesanan membetulkan arloji rusak dari orang-orang di desanya. Pekerjaannya sebagai “tukang servis jam” ini pula yang membantunya bertahan saat merantau di Detroit. Henry muda bekerja di pabrik mesin uap dengan gaji US $ 2,50 seminggu. Padahal untuk sewa kamar dan makan habis US $ 3,50. Untung Henry Ford bisa bekerja sampingan sebagai “tukang servis jam” jadi bisa tetap bertahan hidup.

Patuh Pada Orang Tua

Kepandaian Henry menyebabkan atasan di tempat kerjanya senang. Henry Ford segera mendapat promosi kenaikan pangkat. Sayangnya, di saat bersamaan Henry Ford mendapat surat dari rumah memintanya pulang karena ayahnya sakit keras. Henry Ford pun meninggalkan karirnya, langsung pulang dan kembali menjadi petani.

Keputusan Henry untuk patuh pada orang tuanya berbuah manis. Justru, selama di rumah Henry Ford akhirnya menghasilkan penemuan baru yaitu “Lokomotif pertanian”. Dengan alat ini, penggunaan hewan ternak untuk membajak sawah bisa digantikan, dan waktu yang dibutuhkan jauh lebih singkat.

Foto : edwardnjackson.com

Kalimat Bijak Henry Ford

Ada beberapa kata-kata bijak yang bisa jadi inspirasi kita:

1. Siapapun yang berhenti belajar akan cepat menjadi tua, meskipun Henry Ford baru berumur 20-an. Tapi orang yang suka belajar akan tetap muda. Hal terbesar dalam hidup ini adalah memelihara pikiran kita tetap muda.

2. Datang bersama adalah awal; tetap bersama adalah kemajuan; bekerja bersama adalah menuju sukses.

3. Antusiasme adalah ragi yang membuat harapan Anda bersinar ke bintang. Antusiasme adalah binar di mata Anda, ayunan gaya berjalan Anda. Pegangan tangan Anda, gelombang tak tertahankan kehendak dan energi untuk melaksanakan ide-ide Anda.

4. Bahkan sebuah kesalahan bisa berubah menjadi satu hal yang sangat berguna untuk kemajuan.

5. Kegagalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi, namun kali ini kita bisa lebih cerdas.

Sumber : Henry Ford

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s